Kamis, 15 Maret 2018

Berikut Cara Mengawinkan Tupai Terbang

 Di Blog sebelum nya saya telah menjelaskan tentang cara merawat tupai terbang, nah di sini saya akan menjelaskan cara mengawinkan tupai terbang....

Mengawinkan tupai sebenarnya sangat mudah jika sudah berpengalaman dalam hal ini, namun bagi mereka yang baru pertma kali memelihara tupai dan hendak mengawinkannya akan terasa sulit sebab tupai tidak akan kawin begitu saja. Berbicara mengenai tupai hewan pengerat yang satu ini sudah sangat populer dipelihara sebagai hewan peliharaan yang eksotik, banyak anak muda terutama mereka yang memang menyukai hewan-hewan yang unik memelihara tupai sebagai hewan peliharaan, dalam memelihara tupaipun sangat mudah seperti artikel saya sebelumnya yakni di cameortl.blogspot.com , namun jika anda sudah mengikuti hal tersebut belum tentu anda dapat mengawinkan tupai begitu saja.



  • Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tips cara mengawinkan tupai dengan mudah berdasarkan pengalaman pribadi saya memelihara tupai, namun sebelum melakukan hal ini ada beberapa syarat yang harus di penuhi agar nantinya sukses dan tupai peliharaan anda semakin banyak.
  • Sebelum mengawinkan tupai ada beberapa tips yang harus anda penuhi agar nantinya tupai dapat dengan mudah kawin dan prosesnya tidak terlalu sulit, pertama tupai yang anda ingin kawinkan haruslah memiliki umur yang sudah mencukupi yakni umur 1 tahun dan jika memungkinkan tupai jantan lebih tua daripada yang betina agar lebih mudah nantinya dalam proses kawin terjadi. Selain itu pastikan tupai dengan jenis yang sama jika anda hendak mengawinkan tupai kelapa sebaiknya keduanya baik jantan dan betina adalah tupai kelapa , sebab berdasarkan pengalaman tupai yang berbeda jenis akan berantam dan proses perkawinan tidak terjadi sama sekali.
Jika kriteria di atas anda penuhi lihat terlebih dahulu apakah tupai sudah siap kawin atau tidak, untuk yang jantan akan lebih sering mengeluarkan air seni di sekitar kandan dan sesekali menyeret bagian belakang tubuhnya ke lantai kandang, utnuk yang betina di kenali dengan ciri-cirinya yang pada bagian dubur akan berwarna merah. Setelah itu jangan langsung memasukkan tupai kedalam kandang dan sebaiknya dipisahkan dalam kandang yang berbeda namun berdekatan agar tupai berkenalan terlebih dahulu, proses ini memakan waktu sekitar 4-5 hari, dan setelah itu tupai di gabung dalam kadang yang bersamaan, proses kawin akan terjadi namun proses ini tidak dapat ditebak dengan pasti berapa lama, namun biasanya akan berlangsung selama 2-5 hari.

Proses Kehamilan Tupai

Tupai yang sudang memasuki masa kehamilan akan berlangsung selama 40 hari, dana kan melhirkan 1-4 ekor anak tupai, dalam masa ini sebaiknya asupan makanan untuk indukan tupai ditambahi sebab mengingat indukan tupai sudah memberikan asupan berupa susu pada bayi tupai tersebut, dalam masa 6-7 minggu anda baru bisa memegang anakan tupai sebab berdasarkan pengalaman pribadi indukan tupai tidak akan mau mengurus dan menyusui anaknya jika sudah kita sentuh.
  1. jika anakan tupai sudah memasuki independen anda dapat memisahkan tupai anakan dengan indukan dan perawatannya sesuai dengan bagai mana anda mengurus dan merawatnya layaknya merawat tupai dewasa.nah itulah cara mengawinkan tupai, semoga dapat bermanfaat bagi anda semua, jika ada pertanyaan bisa bertanya melalui form komentar di bawah terimakasih.

Cara Merawat Tupai Terbang

  Berikut sedikit pengetahuan saya tentang cara merawat tupai terbang...

Dalam memelihara tupai terbang atau flying squirrel sebenarnya tidaklah terlalu sulit untuk dilakukan hanya saja beberpa orang masih bingung mengenai perawatan dan cara memeliharanya yang di anggap sulit untuk beberapa orang. Memelihara tupai terbang hampir sama dengan memelihara dan merawat tupai atau bajing biasa hanya saja ada beberapa perbedaan sedikit yang harus diphami agar tupai memelihara tupai terbang nantinya tidak terjadi kendala seperti tupai sakit atau tupai mengalami kematian.

MEMELIHARA TUPAI TERBANG

Dalam memulai memelihara tupai terbang hal pertama yang harus dipahamai dan di perhatikan secara seksama adalah tupai terbang usia berapa yang akan dipelihara nantinya, jika anda termasuk orang yang sibuk sebaiknya pelihara tupai terbang yang sudah dewasa sebab lebih mudah dalam perawataanya dibandingkan dengan tupai yang masih anakan. Tupai anakan cenderung masih rentan dan lemah sehingga perlu perawatan yang extra
Nah di bawah ini adalah sedikit cuplikan Vidio tentang sugar glider saya saat memotong kuku.




1. Pilihan kandang untuk tupai sebaiknya berukurang besar jangan sampai menggunakan kandang yang kecil hal ini dapat memicu tupai menjadi stress sebaiknya kandang juga terbuat daru besi atau kawat sebab jika terbuat dari kayu atau bambu akan mudah rusak mengingat tupai adalah hewan pengerat yang dapat dengan mudah menghancurkan kayu dengan giginya, akan tetapi jika tupai masih anakan tidak masalah menggunakan kandang kayu namun tetap perhatikan kehangatabn didalam kandang agar tupai tidak kedingingan ketika malam hari.
2. makanan tupai terbang sendiri bisa diberi buah – buahan atau makanan lainnya yang temasuk kedalam makanan tupai bisa membacanya di artikel sebelumnya yaitu Mengenai Makanan
 namun bagai mana dengan makanan tupai terbang yang masih anakan?, nah untuk tupai terbang yang masih anakan dapat memberika susu khusus hewan kepadanya atau jika tupai anakan sudah tumbuh giginya bisa memberikan buah yang lebut seperti pisang atau rambutan sebagai makanan utamanya namun lebih baik lagi memberikan makan berupa buah pepaya yang sudah matang.
Selain memperhatikan kandang dan makanan dari tupai terbang kita juga harus memperhatikan kondisi kadang dan harus terjaga kebersihannya dari kotoran dan sisa makanan hal ini penting agar terhindar dari bau yang menyengat dan juga penyakit lainnya jangan lupa di kadang berikanlah aksesoris berupa kayu atau ranting puhon sebagai pijakan dan tempat bermaik tupai agar tupai semakin nyaman berada didalam kandang.
Untuk harga tupai terbang sendiri tidaklah teralu mahal biasanya dijual dengan harga berkisar di antara 300-350 ribu bisa lebih murah dan bisa saja lebih mahal jika tupai terbang dijual dengan keadaan jinak namun jarang ada orang yang menjual tupai jinak.

Senin, 15 Januari 2018

Bagaimana Cara Merawat Binatang Reptil ? Berikut 5 cara merawat binatang reptil

       
   Kebersihan kandang merupakan dasar pemliharaan yang paling sering dispelekan, namun banyak akibat fatal.

Bagi banyak orang, reptil seperti ular dianggap sebagai hewan yang menakutkan dan seharusnya dihindari. Tapi, tak sedikit juga yang menjadikan hewan berbahaya ini sebagai binatang piaraan. Salah satunya adalah mereka yang tergabung dalam komunitas pecinta reptil Reptil and Multi

Komunitas yang dirintis oleh Bachtiar mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya angkatan 2012 ini sekarang beranggotakan lebih dari 50 aktif. "Sebagai tempat wadah berkumpulnya sesama pecinta reptil di kampus, dan tidak sedikit teman kampus yang memiliki hobi yang sama, meskipun tidak sedikit yang menganggap reptil menakutkan," ujar Bactiar kepada 
Adanya komunitas ini harapannya bisa digunakan sebagai ajang bersosialisasi dengan teman kampus yang penasaran dengan dunia reptil, sekaligus memberikan pemahaman kepada warga tentang binatang ini. Mereka juga berbagi tips memelihara reptil bagi kalian yang tertarik.
1.Kebersihan Kandang
Kebersihan kandang merupakan dasar pemliharaan yang paling sering dispelekan, namun banyak akibat fatal yang disebabkan kurangnya menjaga kebersihan kandang mulai dari menyebabkan penyakit hingga kematian. Tidak perlu membersihkan kandang setiap hari, yang penting setiap kotor segera dibersihkan.
2. Pemberian pakan yang teratur dan sehat
Pemberian pakan yang teratur dan sehat merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan kesehatan ular, contohnya pemberian seminggu sekali tikus putih dan pemberian tikus got. Dari pengalaman mereka bahwa pemberian tikus got mengakibatkan pup ular mengeluarkan banyak cacing. Ini tandanya bahwa pakan yang diberikan tidak sehat, berbeda dengan pemberian tikus putih.
3. Pemberian air minum
Air minum bisa diberikan apabila reptil membutuhkannya, karena apabila sampai terjadi dehidrasi bisa fatal akibatnya. Bisa mengakibatkan kematian apabila dehidrasinya parah.
4. Jemur secara rutin
Sebagaiman kita ketahui bahwa reptil merupkan hewan berdarah dingin yang tidak dapat menghasilkan panas tubuh sendiri. Oleh karena itu agar metabolismenya tidak terganggu, perlu menjemurnya setiap pagi antara pukul 09.00-11.00. Lama menjemur sendri tergantung dari hewan apa yang akan dijemur, contohnya ular bisa dijemur 10-15 menit.
5. Memandikan
Memandikan di sini bermaksud agar hewan yang dipelihara lebih bersih dan sehat. Mandi bisa menggunakan air hangat atau pun air dingin (bukan air es). Dengan memandikan bisa mengurangi, mengobati atau menghilangkan parasit yang ada di tubuh bagian luar. Contohnya jamur, kutu, dan lainnya.


Berikut Cara Merawat Ikan Koi

           Cara merawat Ikan Koi                    Ikan koi merupakan aset bagi setiap orang yang memeliharanya. Baik dari segi finansi...